Efek Negatif Yang Ditimbulkan Pada Penggunaan AC

Efek Negatif Yang Ditimbulkan Pada Penggunaan AC – Seringkali kita sangat bersyukur dengan adanya AC di rumah, terutama setelah saya melakukan olahraga yang panjang pada hari yang cerah dan saat badan masih berbau keringat dan setelah itu saya mandi dengan air dingin. Udara kering dan dingin AC yang menyegarkan juga sering membangunkan saya di pagi hari. Namun, kadang setelah sekitar 30 menit, saya mulai merasa menggigil dan harus segera keluar kamar. Bahkan, saya memperhatikan bahwa banyak area yang saya kunjungi, terutama kantor-kantor publik dan toko-toko, saat suhu udara sangat rendah sehingga saya merasa sakit secepat mungkin. Saya juga memperhatikan bahwa saya lebih lelah dan otot-otot saya terasa sakit akibat tremor sepanjang hari. Jadi saya memutuskan untuk mencari tahu mengapa ini terjadi dan informasi penting apa yang perlu saya ketahui ketika menggunakan AC.

Awalnya, saya menegaskan aspek positif dari AC karena mereka bermanfaat bagi penderita asma dan alergi, serbuk sari dan debu yang telah disaring melalui sistem. Penyejuk udara juga akan membantu mengeringkan benda-benda yang lembap, membersihkan udara, membantu kita menghirup udara segar dan menghindari heat shock (sengatan matahari).

Namun, masalahnya adalah bahwa sistem ini perlu dipelihara, diperiksa dan dibersihkan, atau semua manfaat ini akan hilang, bukan masalah pernapasan dan infeksi. Pada tingkat yang lebih tinggi, menjaga suhu ruangan terlalu dingin akan memiliki konsekuensi negatif dan lima masalah berikut adalah apa yang perlu kita kenali segera.

efek negatif yang ditimbulkan pada penggunaan AC

Efek negatif yang ditimbulkan pada penggunaan AC

  1. Masalah pernapasan

Ketika AC tidak dibersihkan secara menyeluruh dan filter tidak berubah, jamur dan bakteri akan memiliki kesempatan untuk tumbuh. Secara khusus, itu juga bisa menjadi cetakan hitam karena kelembaban hadir dalam kumparan dan saluran dari proses kondensasi udara dingin mengalir melalui. Begitu mikroorganisme ini memasuki udara, mereka dapat menyebabkan sejumlah masalah pernapasan, seperti radang paru-paru infeksius, yang dianggap fatal atau paru-paru dan infeksi saluran pernafasan. Disebabkan oleh bakteri Legionella.

Solusi: Bersihkan AC secara teratur dan ubah filter setiap beberapa bulan (sekitar 3 bulan). Selain itu, untuk menghindari kulit kering, cepat dehidrasi, pengguna – kita perlu secara teratur mengisi asupan air seperti air minum (dibagi menjadi beberapa kali), meningkatkan buah (bunga) buah-buahan kaya vitamin C dan D seperti jeruk, lemon, jambu biji, mangga …)

  1. Kelelahan, sakit kepala dan sering terasa seperti sakit

Banyak orang menemukan bahwa setelah seharian bekerja, mereka sering merasa lebih lelah dari biasanya, sakit kepala dan kondisi yang dikenal sebagai “tidak stabil.” Namun, begitu mereka meninggalkan kantor, gejala-gejala ini cenderung menghilang. Para ilmuwan menyebutnya sebagai “Sick Building Syndrome” dengan mengantuk, kesulitan bernapas, dan bahkan alergi. Sindrom ini dijelaskan oleh fakta bahwa tubuh merasa “sulit untuk hidup” ketika tinggal atau bekerja di gedung-gedung tinggi atau bangunan tanpa aerasi atau dengan sering terpapar senyawa organik yang mudah menguap. Sedikit seperti drainase formaldehida dari karpet, bahan pelapis, tirai, deterjen kimia, dan perangkat elektronik. Terus bekerja di lingkungan ber-AC adalah salah satu penyebab utama.

  1. Merasa sakit

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada 19 Agustus 2004 oleh International Journal of Epidemiology, orang yang bekerja di gedung perkantoran dilengkapi dengan AC sentral (AC sentral) telah ditemukan memiliki lebih banyak tanda-tanda sindrom kelelahan-bebas daripada mereka yang bekerja di lingkungan yang tidak menggunakan perangkat.

Solusi: Jangan biarkan suhu udara sangat rendah sehingga Anda tidak merasa bergetar dan sering keluar untuk menghirup udara segar serta membantu menyeimbangkan suhu tubuh.

  1. Polusi

Environmental Protection Agency (EPA) memperingatkan bahwa kita dapat membuat lebih banyak polutan terjadi karena AC tidak membawa udara segar, kepala menjadi beracun. Ini berarti bahwa jika ada jamur, debu, bulu hewan atau orang-orang dalam bangunan dengan virus atau bakteri di udara maka kita lebih mungkin terpapar dan terinfeksi.

Solusi: Beberapa sistem pendingin udara memiliki “celah kecil” di bagian bawah untuk menciptakan aliran udara untuk pergerakan udara di dalam AC. Namun, Anda juga dapat membuat “celah” dengan membuka jendela (meskipun sangat kecil) atau membuka pintu kira-kira satu jam sekali untuk membantu udara ditukar dengan luar, menghindari rasa pengap. .

  1. Kulit kering

Semakin sering Anda duduk di kamar sering menyalakan AC, kulit Anda akan menjadi kering karena udara dingin, kering dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembapan. Selain itu, rambut Anda mungkin memiliki gejala serupa.

Solusi:  Gunakan pelembab secara teratur.

  1. Kunjungi dokter

Peneliti menunjukkan bahwa orang yang sering bekerja di lingkungan ber-AC sering memiliki kebutuhan yang lebih tinggi untuk perawatan kesehatan. Analisis juga menunjukkan bahwa janji dengan dokter yang berkaitan dengan telinga, hidung dan tenggorokan, masalah pernapasan dan wabah cenderung umum terjadi. Selain itu, situasi merasa lelah dan ingin keluar kantor juga meningkat sangat jelas.

Solusi: Secara teratur, temui dokter Anda dan pastikan area lain di ruangan atau mobil dibersihkan seperti karpet atau gorden.

Efek Negatif Yang Ditimbulkan Pada Penggunaan AC | Dwi Ady | 4.5