5 Kebiasaan Buruk Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Penyebab Penyakit Jantung Koroner  Salah satu penyakit yang sulit ditekan jumlah penderitanya adalah jantung, terutama jantung koroner. Bahkan, penyakit yang menempati posisi pertama sebagai penyakit penyebab kematian mendadak ini tidak lagi menyasar lansia. Penyebab penyakit jantung koroner ini bermacam-macam, tapi hampir semuanya berhubungan dengan gaya hidup.

Anda tentu sudah menyadari perbedaan gaya hidup orang zaman dulu dengan sekarang bukan? Jika dulu semua hal dilakukan dengan beberapa tahap dan pertimbangan, sekarang semuanya bisa dilakukan dengan praktis. Perkembangan ilmu dan teknologi juga mempengaruhi keinginan seseorang untuk melakukan sesuatunya dengan cepat dan instan.

kebiasaan buruk penyebab penyakit jantung koroner

Sayangnya, hal ini berdampak buruk pada kesehatan. Selain faktor genetik yang tidak dapat dihindari, cukup banyak faktor yang sebenarnya bisa Anda hindari jika tidak ingin terserang penyakit jantung koroner. Faktor-faktor ini berhubungan dengan kebiasaan buruk yang sering Anda lakukan. Apa saja kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut, berikut 5 di antaranya.

  1. Kecanduan Merokok

Kebiasaan buruk pertama yang menjadi penyebab seseorang terkena penyakit jantung koroner adalah merokok. Anda tentu pernah mendengar berita tentang anak di bawah umur yang sudah kecanduan merokok sampai 1 bungkus per hari. Tidak heran jika mereka pun mulai terkena imbas dengan terkena serangan jantung koroner.

Risiko terserang penyakit jantung koroner ini tidak juga tidak terbatas pada perokok aktif atau orang-orang yang benar-benar merokok, tapi juga perokok pasif. Bahkan, bagi perokok pasif atau orang yang tidak pernah merokok sama sekali tapi sering berhubungan dan berkomunikasi dengan perokok aktif, risikonya jauh lebih besar. Kenapa?

Karena, perokok pasif bukan hanya menghirup asap yang ke luar dari rokok, tapi juga dari mulut perokok aktif. Merokok membuat sel darah lebih memilih karbondioksida dan monoksida daripada oksigen untuk dibawa ke jantung. Hasilnya, dinding pembuluh darah menjadi rusak dan terjadi penempelan sel.

Kemudian, terjadilah penyumbatan pada pembuluh darah ini. Tidak hanya jantung koroner, Anda juga berisiko terkena stroke. Sebenarnya, asap kendaraan juga bisa menjadi pemicu jantung koroner. Tapi, berhubung ini hanya terjadi jika Anda berada di jalan atau luar ruangan, risiskonya lebih kecil.

Beda halnya dengan asap rokok yang bisa Anda temui di luar maupun dalam ruangan. Jika Anda perokok pasif, perkecil kemungkinan terkena jantung koroner atau gangguan pernapasan dengan selalu sedia masker.

  1. Makan Makanan Berlemak Tinggi

Penyebab penyakit jantung berikutnya adalah makanan berlemak tinggi. Makanan ini memang menggiurkan dan terlihat menggoda selera. Kulit dan lemak ayam yang digoreng krispi maupun dimasak dengan tekstur lembut nikmatnya menggoyang lidah. Tapi, Anda harus membentengi diri agar tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sering mengonsumsinya.

Anda tentu tahu jika lemak ini berbeda dengan karbohidrat dan protein. Jika karbohidarat dan protein merupakan sumber tenaga manusia utama sehingga lebih dulu mengalami metabolisme. Nah, jika tubuh Anda sudah tidak membutuhkan tenaga, sementara karbohidrat dan protein ini masih ada, maka lemak pun akan disimpan sebagai cadangan makanan.

Lemak ini hanya akan digunakan jika karbohidrat dan protein dalam tubuh Anda sudah benar-benar habis. Nah, jika kemudian Anda makan lagi yang mengandung ketiga zat penting dalam tubuh tersebut, lama-kelamaan lemak akan menumpuk dan jadilah gendut. Penumpukan lemak ini membuat darah sulit mengalir ke jantung dan organ tubuh lainnya.

  1. Makan Junkfood

Anda suka pizza, hamburger, spageti, french fries, dan berbagai makanan cepat saji (junkfood) lainnya? Sesekali mungkin tidak masalah, tapi jika Anda menjadikannya makanan ritun setiap hari dengan alasan sibuk kerja, inilah yang menjadi masalah. Hal ini juga berlaku untuk mi instan. Apa yang salah dengan junkfood?

Sebenarnya, junkfood juga memiliki kandungan gizi yang diperlukan tubuh. Sayangnya, hal ini juga diimbangi dengan zat-zat lain yang jika terakumulasi atau menumpuk, maka bisa menjadi racun yang menyerang sistem pertahanan tubuh Anda. Selanjutnya, terjadilah sakit. Racun ini bisa menyerap ke pembuluh darah dan dibawa ke jantung.

  1. Malas Olahraga

Kebiasaan buruk inilah yang sering orang tidak sadari bahwa bisa menjadi pemicu terkena penyakit jantung koroner. Padahal, tidak harus lari marathon, cukup olahraga ringan tapi rutin dan itupun tidak harus berjam-jam.

Lagipula apa susahnya pemanasan 5 menit, lari-lari di tempat 15 menit, dan lari-lari keliling rumah 10 menit? Ya, cukup 30 menit Anda sisihkan untuk olahraga dan itu juga tidak harus setiap hari, setidaknya lakukan 3 kali dalam sepekan. Dengan berolahraga, salah satu faktor penyebab penyakit jantung koroner pun bisa Anda hindari.

Jika Anda memiliki waktu untuk nonton drama Korea, baca novel, internetan, dan ngerumpi dengan tetangga, tentu tidak sulit untuk menyisihkan waktu 30 menit ini di pagi hari bukan? Anda bisa melakukannya setelah bangun tidur atau sesudah shalat Subuh. Nah, agar Anda terbiasa dan semangat melakukannya, ajak saudara atau teman untuk olahraga bersama.

  1. Susah Move On

Generasi sekarang sering merasa galau hanya karena hal-hal sepele seperti susah move on dan selalu meratapi kegagalan yang sudah berlalu. Hal ini bisa menjadi pemicu stres dan deperesi. Nah, stres dan depresi pula yang memperbesar potensi Anda terkena jantung koroner. Karena, perasaan sedih dan tertekan saat stres mengakibatkan penyempitan pembuluh darah.

Selanjutnya, penyempitan pembuluh darah ini meningkatkan tekanan darah dan akhirnya membuat Anda bisa terkena serangan jantung. Berdasarkan beberapa penelitian, orang yang sering merasa stres dan depresi, memiliki risiko 2-3 kali lebih besar untuk terkena penyakit jantung koroner ini. Salah satu solusinya adalah dengan selalu berpikiran positif.

baca juga : Ini Daftar 5 Makanan Untuk Kesehatan Jantung Dan Otak Yang Wajib Dikonsumsi

Faktor-faktor penyebab penyakit jantung lainnya yaitu diabetes, obesitas, dan tekanan darah tinggi. Semuanya berhubungan dengan gaya hidup dan kebiasaan buruk di atas. Oleh karena itu, mulai sekarang, ubah kebiasaan buruk Anda dengan kebiasaan baik. Caranya, lakukan hal-hal yang berlawanan dengan kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut.

5 Kebiasaan Buruk Penyebab Penyakit Jantung Koroner | Dwi Ady | 4.5